Rentetan Kejutan Lambungkan Perolehan Emas Indonesia
Hari keempat pelaksanaan SEA Games XXVI diwarnai sejumlah kejutan atlet Indonesia di berbagai cabang, yang makin membuka peluang Indonesia untuk menjadi juara umum. Hingga kemarin malam Indonesia masih memimpin perolehan medali dengan 60 medali emas, 48 perak, dan 37 perunggu. Thailand, yang merupakan juara umum pada SEA Games sebelumnya, baru mengemas 35 emas, 27 perak, dan 35 perunggu.Kejutan sudah terjadi sepanjang siang kemarin. Karate, yang ditargetkan memperoleh 7 emas, kemarin menambah 2 emas sehingga memastikan merebut 10 emas dari 17 yang diperebutkan. Sepatu roda tampil lebih meyakinkan dengan mendominasi lomba hari terakhir dan memastikan diri menyapu bersih 12 emas.
Dalam lomba yang digelar malam hari, kejutan juga masih terjadi dari cabang atletik dan renang. Di cabang atletik, Triyaningsih dan Franklin Ramses Burumi sama-sama menyumbangkan emas keduanya.
Dalam lomba di Lapangan Atletik Kompleks Olahraga Jakabaring, Triyaningsih merebut emas di nomor lari 5.000 meter putri dengan catatan waktu 16 menit 06,37 detik. Perunggu di nomor ini juga direbut atlet senior Indonesia, Rini Budiarti. Sedangkan perak direbut Phyu War Thet dari Myanmar.
Emas itu menjadi yang kedua dari Triyaningsih setelah medali serupa di nomor 10.000 meter putri. Dua emas itu menyamai torehannya di SEA Games 2007 dan 2009. “Saya bersyukur dan senang sekali. Saya dedikasikan kemenangan ini untuk almarhum ayah saya (Iyas Sadeli). Juga untuk ibu saya (Ngatiyatni), yang menonton saya hari ini,” kata Tri dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Franklin mampu mengukuhkan diri sebagai raja sprint. Setelah merajai nomor 100 meter, kemarin ia menjadi yang tercepat di nomor 200 meter putra. Pelari 20 tahun itu finis terbaik dengan waktu 20,93 detik, mengungguli dua pelari Thailand, Suppachal Chimdee dan Sarr Suwannarangsri. “Bahagia dan bangga, apa yang saya lakukan tidak sia-sia. Waktu saya juga lebih baik, karena catatan waktu saya sebelumnya adalah 21,27 detik,” ujar Franklin.
Cabang atletik sudah mengumpulkan 9 emas, jauh melampaui target 7 emas seperti yang diraih dalam SEA Games sebelumnya.
Di cabang renang, Indonesia berhasil menambah emas lewat I Gede Siman Sumartawa, yang berlaga di nomor 200 meter gaya punggung. Siman finis terdepan dengan catatan waktu 2 menit 2,44 detik dalam lomba di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang.
Keberhasilan Siman ini memastikan Indonesia bisa mengawinkan emas di nomor 200 meter gaya punggung. Sehari sebelumnya, atlet putri Yessy Yosaputra juga merebut emas, bahkan mampu memecahkan rekor SEA Games yang sudah bertahan 18 tahun. Yessi mampu meraih juara dengan catatan waktu 2 menit 15,72 detik, memecahkan rekor atas nama perenang Filipina, Akiko Thomson.
Secara total, cabang renang sudah menyumbangkan 3 emas. "Artinya, sampai saat ini kita masih berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai target enam medali emas," kata pelatih renang Albert Sutanto.
Ketua Umum KONI Rita Subowo optimistis kontingen Indonesia terus menambang medali emas. Dia tidak mempermasalahkan ancaman Thailand. “Biar saja jika Thailand terus mengejar, namanya juga olahraga,” kata Rita.
| < Prev | Next > |
|---|
Berita Popular |
Weather in Jakarta Indonesia
Current Forecast
Sun, 20 May 2012 11:31 pm WIT


Fog
26°C
High: 32°C
Low: 26°C
Sunrise 5:55 am
Sunset 5:43 pm
Wind: 16.09 kmh
Humidity: 89 %
Visibility: 4.01 km
Barometer: 982.05 mb
STEADY
Tommorow
21 May 2012
Scattered Thunderstorms

32°C / 26°C







